PHP

Posted: 23 Januari 2011 in Web Design

Pengertian PHP
PHP adalah singkatan dari “PHP: Hypertext Preprocessor”, yang merupakan
sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.
Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat.
Sekilas Sejarah tentang PHP
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya.
Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis.
Kemudian pada tahun 1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML.
Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0
yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya.. Versi selanjutnya, yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Perbedaan PHP versi lama dengan yang baru
Perubahan yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP scripting engine.
Perubahan PHP versi 4 dan versi 6
Mendukung Unicode
Unicode adalah satu cara dalam pengaturan kode biner untuk text dan bentuk tulisan lainnya. Unicode merupakan karakter set dengan kemampuan multi-lingual(multi bahasa). Saat ini hampir seluruh os mendukungnya. Unicode merupakan sistem pengkodean yang digunakan selain ASCII dan EBCDIC pada system komputer.
Register Global di tiadakan
Register Global adalah merupakan salah satu pengaturan yang berada di dalam file php.ini yang bertugas untuk mengatur apakah variabel-variabel EGCPS (environment, get, post, cookie, server) akan didaftarkan sebagai variabel global atau tidak.
Safe Mode di tiadakan
Magic Quotes di tiadakan
Setting magic quotes (magic_quotes, magic_quotes_sybase ataupun magic_quotes_gpc) berfungsi untuk memberikan keamanan pada setiap inputan dari sisi client. karena cukup direpotkann dengannya adanya kesalahanan “undefined functionget_magic_quotes_gpc() pada beberapa halaman, oleh karena itu lakukan langkah persuasif dengan cara mendeklarasikan fungsi get_magic_quotes_gpc() yang hanya mengembalikan nilai false
Call Time Pass by Reference di tiadakan
Semua fungsi Case Sensitive
PHP6 membedakan penulisan besar kecil huruf, jadi variabel $simpan berbeda dengan $Simpan. Dimulai dari PHP6, semua fungsi yang built in dari PHP diharap dituliskan secara lowercase.
Pengambilan satu karakter pada karakter string gunakkan [ ].
Pada awalnya PHP menyarankan menggunakan tanda {} untuk mengakses salah satu karakter dalam string. Mulai dari PHP6, pengambilan 1 karakter pada string gunakanlah tanda [ ].

SUMBER :
http://cayozie.wordpress.com/2010/02/23/perbedaan-versi-php6-dengan-php-versi-sebelumnya/
http://koplarpudak.blogspot.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s