Layanan WAN

Posted: 6 September 2011 in Diagnosa WAN
Fauzi Awaludin

Layanan WAN

Bandung, 30 Agustus 2011
XII TKJ A Instruktur : Rudi Haryadi S.TNeti amaliah
Diagnosa WAN

I.      Definisi WAN

WAN adalah Jaringan komunikasi data yang menghubungkan user-user yang ada di jaringan yang berada di suatu area geografik yang besar. Layanan Wide area network normalnya beroperasi pada layer Physical dan Data link pada model OSI. Selalu menggunakan fasilitas transmisi yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi seperti perusahaan layanan telepon.

            1.1 model referensi osi

LAN menghubungkan workstation-workstation,peralatan, terminal dan peralatan lain dalan suatu gedung WAN mampu melakukan pertukaran paket data dan frame antara router dan switch. Perusahaan yang menggunakan WAN dapat melakukan koneksi antara kantor pusat dan kantor cabangnya yang berada di tempat yang jauh.

II.      Standarisasi WAN

  • International Telecommunication Union-Telecommunication Standardization Sector (ITU-T)
  • Consultative Committee for International Telegraph and Telephone (CCITT)
  • International Prganization for Standardization (ISO)
  • International Engineering Task Force (IETF)
  • Electronics Industries Association (EIA)

III.      Layanan WAN

 

Leased line media komunikasi yang secara kontinyu digunakan untuk menghubungkan titik titik yang ingin berkomunikasi serta ditujukan untuk bekerja tanpa henti, tanpa dibagi oleh siapapun dan tanpa dapat dicampuri oleh data yang bukan milik penggunanya.

IV.      Leased Line

  • Memiliki dua tipe transmisi :

• datagram transmissions (setiap frames memiliki alamat individu),

• data-stream transmissions (aliran data dengan satu alamat)

  • Tingkat reliabilitas tinggi baik dalam menghantarkan data maupun dalam ketersediaannya (jarang bermasalah).
  • Bandwidth yang cukup bervariasi dari 64 Kbps hingga 2 Mbps.
  • Koneksi yang digunakan adalah koneksi menggunakan media kabel tembaga dengan sistem komunikasi synchronous serial. Contoh sistem komunikasi DSL dan teknologi cable modem

V.      Circuit-Switched

Jaringan yang memiliki kemampuan untuk memberikan Anda koneksi secara kontinyu, namun hanya untuk sementara waktu saja atau selama Anda ingin melakukan komunikasi saja. Transmisi diawali dengan pembentukan hubungan fisik. Sekali hubungan berlangsung, tidak akan terjadi kemacetan karena saluran telah dimonopoli. Memiliki dua tipe transmisi, datagram dan data-stream transmissions. Koneksi jaringan data jenis ini adalah koneksi asynchronous dial-up, ISDN BRI, dan ISDN PRI.

VI.      Packet-Switched

             Jaringan ini sama sekali tidak membangun koneksi berkontinyu yang khusus untuk dilewatkan data Anda. Namun, jaringan ini dapat menghantarkan setiap paket Anda langsung ke tujuannya bagaikan melalui sebuah jaringan berkontinyu.

Penyedia jasa jaringan ini mengkonfigurasi perangkat switching-nya untuk dapat membuat Virtual Circuit (VC) yang akan menghantarkan konektivitas end to-end ke pelanggan.

Jaringan Packet-Switched yang paling populer digunakan saat ini adalah jaringan Frame relay. Selain itu, ada media berjenis ATM dan X.25.

Transmisi tidak diawali dengan pembentukan hubungan fisik, namun ukuran blok tertentu sebagai paket yang mampu ditampung oleh memori switch office sehingga metode ini mendukung mode interaktif.

Paket-paket dikirimkan secara point-to-point melintasi jaringan dengan menggunakan point melintasi jaringan dengan menggunakan  Statistical Multiplexing. Contoh dalam teknologi WAN :Asynchronous Transfer Mode (ATM / Cell Relay), Frame Relay, Switched Multimegabit Data Service (SMDS), X.25

VII.        Protokol-Protokol Pengatur Media WAN

  • Point-to-Point protocol (PPP)
    Merupakan protokol standar yang paling banyak digunakan untuk membangun koneksi antara router ke router atau antara sebuah host ke dalam jaringan dalam media WAN Synchronous maupun Asynchronous.
  • Serial Line Internet Protocol (SLIP)
    Merupakan pendahulu dari PPP yang banyak digunakan dalam membangun koneksi serial Point-to-Point yang menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
  • High-level Data Link Control (HDLC)
    Merupakan protokol ciptaan Cisco System, jadi penggunaan protokol ini hanya ketika sebuah jalur WAN digunakan oleh dua buah perangkat router Cisco saja. Apabila perangkat selain produk Cisco yang ingin digunakan, maka protokol yang digunakan adalah PPP yang merupakan protokol standar.

VIII.       Protokol-Protokol Pengatur Media WAN

  • X.25/LAPB
    Merupakan standar buatan ITU-T ,yaitu cara koneksi antara perangkat DTE (Data Terminal Equipment) dengan DCE (Data Communication Equipment) yang memungkinkan perangkat-perangkat komputer dapat saling berkomunikasi. Kelebihannya adalah kemampuannya untuk mendeteksi error yang sangat tinggi. X.25 merupakan system lama yang hanya sampai 56Kbps

 

  • Frame Relay
    Merupakan protokol yang digunakan untuk membuat koneksi Packet-Switched dengan performa yang tinggi dan dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Untuk mendukung performanya ini, membutuhkan media yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error. Frame relay yang bisa memberikan layanan WAN dengan kecepatan sampai 2,048Mbps
  • Asynchronous Transfer Mode (ATM)
    Protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap. Protokol ini digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET). Kecepatan datanya sampai 155Mbps bahkan lebih

IX.      Layanan WAN Lain

  • ISDN BRI ( Integrated Services Digital Network Basic Rate Interface) dengan kecepatan sampai 128Kbps
  • ISDN PRI (Primary Rate Interface) dengan kecepatan sampai 2,048 Mbps
  • Modem analog (PSTN) bisa memberikan kecepatan sampai 56Kbps dengan kompresi
  • Broadband xDSL dan modem kabel, menawarkan koneksi kecepatan tinggi melalui kawat tembaga standard kabel telpon. Teknologi ini normal dipakai untuk kebutuhan layanan Internet saja jika tersedia.
  • Wireless (Microwave dan Satelite)

Koneksi satellite bisa menawarkan umumnya sampai 512Kbps, sementara microwave line of sight bisa menawarkan kecepatan sampai 52Mbps atau bahkan lebih.

  1.      X.      Metode Komunikasi
  • Asynchronous Transmission

komunikasi yang terjalin antara si pengirim dan penerima tidak perlu disinkronkan terlebih dahulu sebelum dapat saling berkirim data atau “tanpa bergantung pada waktu”.

Biasanya koneksi jenis ini menggunakan bantuan media telepon analog yang biasa ada di rumah-rumah. Jadi di manapun Anda, asalkan ada line telepon, maka Anda dapat menikmati koneksi jenis Asynchronous

           

  • Synchronous Transmission

Dalam  menjalin komunikasi data digunakan sebuah sinyal penentu waktu atau sering disebut dengan clock.

Sinyal penentu waktu ini berguna untuk menjaga hubungan antara pengirim dan penerima tidak terputus dan siap melakukan transaksi data kapan saja diinginkan.

XI.      Peralatan yang digunakan dalam WAN

  • Router, termasuk internetworking dan port-port interface WAN
  • Modem, termasuk interface voice-grade, channel service units/digital service units (CSU/DSU) yang melayani interface T1/E1, dan Terminal Adapter/Network Termination1 (TA/NT 1) sebagai interface Integrated Services Digital Network (ISDN)
  • Server-server dial in dan user-user yang melakukan dial out untuk melakukan koneksi

 

Didik Aribowo, ST 

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
p\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
v\:textbox {display:none;}

D3 TKJ
FT – UNTIRTA
2009
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s